Oh, Cintaku?

Mas Banjar
0

Oh, Cintaku?

Begitu kulihat wajahnya untuk pertama kali, cinta itu langsung menyentuh kalbuku dengan sentuhan sihir. Kemudian aku duduk disampingnya menikmati keindahan wajahnya. Kulihat ia tertawa ringan dn keluar dari mulutnya yang merekah begitu indah, seakan ia hadir di sisiku sebagai seorang penyihir. Kemudian ia menebarkan senyum, seakan ia berkata di setiap gerak bibirnya, "Lihatlah aku. Lihatlah aku"

Adapun keadaannya saat itu, hampir saja ia berteriak sambil menundukan paandangannya, "Aku takut. Aku takut... ." Rambutnya yang berkibar-kibar meengisahkan kalbu yang tersayat bercampur dengan rasa senang dan gembira. Ada sisa kebahagiaan yang terselip di tenga-tengah keindahannya. Duhai sihir cinta, kau tinggalkan aku menikmati wajahnya dari kejauhan, wajah yang menjadikan dunia ini ikut menikmati tawanya. Engkau berikan kesempatan untuk menikmati senyum manisnya, senyuman yang paling indah di alam ini. Duhai sihir cinta, engkau jadikan jiawaku menjadi tergila-gila kepadanya.

Sihir cinta ini adalah sihir cinta sebagaimana yang diungkapkan oleh Ar-Rafi'i dalam bukunya Wahyu al-Qalam. Ia menyihirku, pada saat yang saya duduk -duduk di tempat yang biasa dipakai santai oleh Sang Bidadari di pinggir sungai Nil. Ditempat itu bukan hanya mata ku yang berkaca-kaca, tapi hatiku juga bercahaya. Di saat saya seorang dari temanku memotong khayalanku. Saya katakan ia adalah teman saya, meskipun berbea umur kita. Karena saya memang terbiasa berkawan dengan orang yang saya tahu bahwa ia paham betul arti sebuah persahabatan meskipun umur kita berbeda.

Saya sambut kedatangannya, kemudian ia duduk di samping saya dan langsung bertanya tentang buku yang saya baca. Kemudian saya ulangi membaca untuknya, seakan saya menyihirnya sebagaimana saya telah tersihir sebelumnya. Obrolan tentang sihir cinta dan segala penderitaannya yang telah lama tersimpan dalam hatinya selama ini, justru membuatnya lebih siap untuk memulai obrolan ini.


Selanjutnya "Awalnya Terpesona dan Lahirnya Cinta yang Menggila"

Posting Komentar

0 Komentar

"Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan jejak di blog Mas Banjar!
Komentarmu jadi semangat baru untuk terus berbagi cerita dan inspirasi. 🙏😊"

Posting Komentar (0)